You are here: Home ARTIKEL NAQOY

ARTIKEL MOTIVASI TERBARU NANANG QOSIM YUSUF (NAQOY)

E-mail Print PDF

MEMAKNAI 10 MALAM TERAKHIR RAMADHAN

DENGAN AWARENESS OF RAMADHAN

Oleh :

Nanang Qosim Yusuf ( @NAQOY)

Penulis buku Awareness of Ramadhan (081905666479)

________________________________________________________

Tak terasa Ramadhan telah berjalan terus menuju 10 malam terakhirnya, ada yang biasa ketika ditinggal bulan Ramadhan, ada yang sedih bahkan ada yang tidak rela ketika ditinggalkan oleh bulan Ramadhan, sebuah bulan yang penuh kemuliaan. Ada banyak sisi kemuliaan selama ramadhan, bahkan daalam hadits Nabi dijelaskan bahwa di Bulan Ramadhan ini, amal yang kita lakukan akan mendapatkan 10 X lipat. Dalam buku Awareness of Ramadhan dijelaskan bahwa beruntunglah umat Islam yang memiliki1 bulan penuh untuk melatih diri menjadi manusia takwa, pertanyaan sederhana mengapa puasa dilakukan selama 1 bulan penuh tanpa putus. Ternyata semuanya berujung kepada perubahan kebiasaan.Bulan ramadhan adalah latihan terbaik kita yang dipantau oleh Allah SWT secara langsung, bahkan Nabi bersabda bahwa “Puasa itu bagiku, dan Aku akan memberikan balasanya langsung”, ketika dipandu langsung oleh Allah SWT, maka jaminan suskes adalah nyata.

Apa yang saya tuangkan dalam buku Awareness of Ramadhan, melatih para shoimun untuk menjadi pribadi diatas rata-rata dengan puasa Ramadhan, mengapa bisa?, inilah jawabanya. Ternyata mengubah nasib itu dimulai dari mengubah cara berpikir kita, ada orang yang setiap hari berpikir negatif yang pada ujungnya adalah mengeluh, sementara ada orang yang selalu positif maka ujungya adalah bersyukur. Cara berpikir ini ternyata lahir dari apa yang disebut dalam agama adalah NIAT, oleh karena itu Nabi bersabda bahwa “Sesungguhnya setiap amal itu tergantung kepada niatnya”, nah, disinilah energy itu dimulai. Dari niat yang baik akan melahirkan pikiran yang baik. Berpikir khusnudzon akan melahirkan tindakan yang positif (ahklak yang terpuji), lalu dari tindakan yang terpuji akan melahirkan kebiasaan yang baik dan luar biasa. Disinilah kekuatan dari istiqomah berperan penting, jauh sebelum Steven Covey dalam bukuya The7Habits menjelaskan bahwa kebiasaan dibentuk dalam 21 hari, Islam telah mengajarkan konsisten (istiqomah) dengan puasa ramadhan.

Artinya, jika ada orang berpuasa dan selama puasa satu bulan berhasil tanpa putus menjaga ucapan yang biasa kasar menjadi lembut, maka karakternya akan berubah setelah ramadhan. Jika ada orang yang berpuasa dan menjaga sholat malam tidak putus selama 1 bulan ramadhan, maka dengan mudah ia menjadi pribadi yang mudah bangun malam serta jika ada orang yang malas bersedekah, tentu cara mengubahnya dengan mengubah kebiasaan dalam ramadhan. Bulan Ramadhan memiliki rahasia sukses bagi setiap orang yang menjalankanya, kekuatan dari perubahan hidup adalah konsisiten dengan apa yang diucapkanya. Ternyata bukan tidak ada maksud mengapa Allah melatih kita selama 1 bulan ramadhan, pada ujungnya adalah bagaimana kita memiliki kebiasaan yang berubah dan berakhir dengan perubahan hidup yang lebih baik.

Buku Awareness of Ramadhan : 30 hari latihan menjadi manusia diatas rata-rata bertujuan melatih pembaca mulai melakukan transformasi dari Niat, cara berpikir, tindakan dan ujungnya adalah kebiasaan. Dalam buku yang dijadikan panduan ceramah ramadhan di lembaga pemerintah maupun perusahaan selama ramadhan menekankan bahwa untuk menjadi pribadi yang diatas rata-rata ada 3 tahapan yang dilakukan, 3 tahapan ini dilakukan selama 1 bulan penuh ramadhan. Saya menyebutnya adalah 3 T yaitu Tafakkur, Tadabbur, Tasyakkur. Ketiga ini adalah panduan harian selama ramadhan, dalam 10 hari pertama adalah ruang tafakkur, 10 hari kedua adalah ruang tadabbur dan 10 hari terakhir adalah tasyakkur.  Ketiga ini saling menguatkan dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainya.

Bagian pertama adalah Tafakkur, inilah latihan  dalam 10 hari pertama ramadhan, selama 10 hari pertama para pembaca dilatih bagaimana melakukan evaluasi secara konsisiten dari dalam hatinya terdalam, perubahan terbaik adalah berasal dari dalam diri kita sendiri, 10 hari tema dari buku Awareness of Ramadhan berkisar tentang Bagaimana ramadhan menjadi latihan kita menemukan tafakkur. Dalam 10 hari pertama ramadhan kita sebisa mungkin terbuka dan membuka semua topeng-topeng kepalsuan yang selama ini menjadi pembenaran hidup kita. Kita diajak meluangkan waktu untuk merenung, muhasabah diri setiap hari walau hanya 15 menit setelah sholat, pada ujungnya setiap muhasabah diri kita bertujuan agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama dan diulang-ulang.

Mengapa kesalahan sering berulang,jawabanya adalah karena kita malas membuat evaluasi (muhasabah) diri sehingga akhirnya kesalahan biasa terulang bahkan seringkali menjadi kesalahan besar dan merugikan kita. Cobalah buat evaluasi pada 10 hari pertama ramadhan, mengapa saya belum mendapatkan apa yang saya inginkan?, cobalah jawab apa yang saya tanyakan kepada anda, sebuah pertanyaan yang membutuhkan ketulusan ‘MENGAPA SAYA BELUM MENDAPATKAN APA YANG SAYA INGINKAN?”, pertanyaan ini membuat kita terkejut ketika mengetahui jawabanya secara jujur, karena pada kenyataanya setiap masalah kita sudah tahu solusinya, hanya saja kita masih menunda-nunda atau kurang yakin dengan apa yang kita pikirkan sendiri.

Setelah kita menyelami ketenangan Tafakkur, 10 hari kedua dalam ramadhan, tepatnya hari ke 11 sampai hari ke 20 , kita dilatih dengan buku Awareness of Ramadhan dengan istilah Tadabbur. Kalau tafakkur adalah bagaimana membuka kunci sukses dengan membaca diri sendiri, dibagian tadabbur, kita belajar bagaimana membuka kunci kesuksesan dengan membaca kesuksesan orang lain dan kegagalan orang lain agar tidak terjadi dalam hidup kita. Dalam buku Awareness of Ramadhan kita dilatih membaca tema sekitar bagaimana orang lain lebih sukses dan maju, kita belajar dengan hati terbuka, bahkan kita juga belajar bagaimana terbuka dan mampu membaca tanda-tanda kebesaran Allah SWT melalui alam semesta, karena saya percaya ada banyak tanda-tanda kesuksesan yang Allah tunjukan melalui alam dan keindahan alam semesta ini.

Dibagian akhir inilah, 10 hari terakhir dalam ramadhan menjadi sangat penting, setelah melewati tafakkur, tadabbur, kita memasuki sebuah kebahagiaan jiwa yang disebut ruang Tasyakkur. 10 malam terakhir ini adalah malam-malam penuh kebahagiaan, bagaimana tidak, disinilah malam Lailatul Qadr tersimpan dan disembuyikan oleh Allah SWT. Hanya yang bersungguh-sungguh bisa mendapatkanya, Saya menyebutnya Tasyakkur, karena ada sebuah hadits Nabi yang berbunyi “Ada 2 kebahagiaan orang berpuasa yaitu pertama adalah ketika berbuka puasa dan kedua ketika bertemu dengan Rabb-nya”. Maka diharapkan dalam 10 hari terakhir ramadhan ini kita semua menemukan apa yang saya sebut dalam buku ke7 adalah “One Minute Awareness”, satu menit yang mencerahkan, sebuah momen walau hanya satu menit namun bisa mengubah hidup kita selamanya. selamat.

PROFIL NAQOY

Nama lengkapnya adalah Nanang Qosim Yusuf, pria yang lahir tanggal 12 agustus 1979 ini dulunya selama kuliah adalah seorang marbot di Masjid dan penjaga sepatu di Masjid Fathullah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ayahnya adalah seorang petani dan tukang becak di Desa Kalibuntu Losari Brebes, namun ia berhasil membuktikan kepada dunia, diusianya ke 29 tahun, berhasil menjadi motivator yang mendapatkan rekor MURI oleh Jaya Suprana sebagai Pembicara dengan peserta terbanyak yaitu 18.000 Peserta,9 buku sudah ia tulis selama membangun karirnya sejak tahun 2006 sampai sekarang, trainingnya The7Awareness diadakan tiap bulan di Jakarta yang sudah memasuki angkatan 72 Jakarta. Saatnya ini NAQOY berkantor di gedung yang baru ia bangun bernama NAQOY POINT CENTER (NPC) yang beralamat di Jl. Ampara Kodiklat no. 7 Buaran Serpong Tangerang Selatan 021-75872807, 081905666479, 081287475463 email This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it www.the7awareness.com

 

KALAU PISAU DIASAH OLEH BATU


Suatu hari di Batam ada seorang penanya " Hidup saya kok, selalu ada saja yang memfitnah, benci dan membuat saya kecewa, padahal saya selalu berbuat baik kepada mereka pa, bagaimana seharusnya sikap saya". 
"Mmmmm" saya hanya tersenyum dan menjawab" Bukanya karena mereka seperti itu anda sekarang menjadi kuat dan hebat, lihatlah bagaimana anda saat ini, pernahkah dalam hidup ini seandainya kita tidak pernah mendapatkan apa yang anda keluhkan. Mungkin saja kita belum sampai disini". 
Para sahabatku, dalam buku The7Awareness dituliskan bahwa kalau Pisau diasah oleh batu, manusia diasah oleh manusia lainya, ternyata ketika pisau diasah oleh batu seandainya ia bisa bicara maka ia akan teriak sambil berkata" stop, sakit, perih, ga kuat" dan sebagainya. Namun apa terjadi ketika pisau sudah diasah maka ia akan tajam sekali.
Serupa dengan kehidupan ini, bersyukurlah ketika ada banyak orang yang mengomentari buruk  tentang anda berarti anda diminta lebih hebat dan sabar lagi, bersyukurlah ketika ada yang memfitnah anda, karena ia sedang mendorong anda maju lebih cepat lagi.
Bersyukurlah ketika ada banyak tekanan yang membuat stres, karena stres memiliki kekuatan daya dobrak semua sekat-sekat (belenggu) yang kita miliki. 
Cobalah lihat kesuksesan kita saat ini, selain kita bersyukur kepada Allah karena banyak orang yang mencintai kita, tak lupa mari kita ucapkan syukur pada Allah karena ada mereka yang tidak menyukai kita, karena sebagian kekuatan kita muncul ketika diasah olehnya. Bukankah yang mengasah kita ada sesama kita.
Tetap jaga perasaan dan pikiran positif, dan mari dipagi hari kita ucapkan " Thank's Allah for everything".

Love Hamesya
-NQY-

Harmonie One Batam

HARI INI SANGAT PENTING

Sahabat dan Saudaraku yang luar biasa

Mungkin kita pernah terjatuh di masa lalu sehingga kita sedikit cemas dan ragu utk melihat  masa depan, satu hal yang tidak boleh lupa "Nikmati dan maksimalkanlah hari ini, karena saya percaya hari ini sangat penting disinilah tempat kita akan memulai. Apapun pekerjaan anda lakukanlah 100 % karena anda akan mendapatkan pantulanya 1000 % dalam waktu yang tidak akan lama.

Ada sebuah kisah dalam buku dan training The7Awareness, suatu hari seseorang terjebak di hutan dikejar oleh harimau ganas, ia berlari secepat mungkin, ia memanjat pohon naik secepat mungkin, harimau menatapnya dibawah sambil berharap ia jatuh ke bawah. Pada saat ia sedang takut karena dibawah ada harimau, 1 meter diatas kepalanya ada ular siap menggigitnya dalam posisi tertekan persis dihadapan mukanya ada buah rambutan yang manis siap untuk dimakan. Ternyata pohon yang ia naiki adalah pohon rambutan. Begitulah kehidupan ini, harimau bagaikan masa lalu kita, ular bagaikan masa depan kita dan buah manis rambutan adalah hari ini. Siapapun yang menikmati hari ini adalah sedang menikmati hadiah yang Allah berikan padanya, seperti layaknya sebuah hadiah, nikmatilah sesempurna mungkin, hadirkan pikiran, hati dan jiwamu 100 % saat ini pada saat bersama anak-anakmu yang manis, hadirkan dirimu 100 %  pada saat bekerja, dan hadirkan dirimu 100% pada saat menghadap Tuhanmu sahabatku, lakukanlah 100 % kebaikanmu pada siapapun maka kehidupan memantulkan padamu keajaiban dan kemudahan. Berhentilah membalas keburukan dengan keburukan, karena keburukan akan memantul kepada kita. Saatnya membalasnya dengan kebaikan tanpa syarat kepada siapapun, dan nikmati indahnya bersyukur dan ikhlas. Karena pada saat kita  ikhlas kita akan dapatkan lebih dari apa yang kita harapkan. TETAP JAGA SEMANGAT IKHLASMU sahabat" Be GREAT

PEMANCING MEMBUANG IKAN BESAR

(BERPIKIR DAN BERJIWA BESAR)

 

Para sahabatku yang berjiwa besar. Suatu hari ada dua orang sedang memancing. Salah satu dari dua orang itu ada  seorang bapak separuh baya sedang memancing, setiap ia mendapatkan ikan besar ia mengeluh dan langsung melempar hasil pancinganya ke air, ia lakukan itu terus berkali-kali. Sikapnya yang aneh menarik perhatian teman sebelahnya, lalu ia bertanya kepadanya "kenapa kau lempar ikan besar hasil pancingan terus, padahal itu yang kita cari", sambil menggerutu bapak separuh baya ini menjawab "habis ikan kebesaran sementara di rumah saya hanya ada kuali kecil, bagaimana bisa memasaknya, ga muat".

Serupa dengan bapak yang sering membuang ikan besar ketika memancing, ada banyak orang yang terbelenggu pikiranya sendiri. Metafor yang diambil dari The7Awareness training tersebut menyadarkan kita tentang pikiran dan jiwa yang sempit. Kesempatan, rizki, peluang selalu datang seperti ikan besar dalam hidup kita begitu sering sayangnya kuali kita terlalu kecil untuknya. Kuali itulah pikiran kita, jiwa kita. Mereka yang berjiwa besar bukan memperbesar masalahnya, namun ia selalu memperbesar impianya dan memperkuat niatnya sehingga memiliki rencana yang luar biasa. Sementara berjiwa kerdil ia hanya memperbesar masalah yang ada untuk semakin besar dengan cara mengeluh dan marah.

Sahabatku yang great. Dalam buku OMA(One Minute Awareness) dikatakan bahwa "Umur membuat tubuh keriput, gampang menyerah membuat kita keriput". Jika jiwa sudah keriput maka kesempatan, peluang rizki yang datang akan selalu ditolak dengan alasan yang kita benarkan sendiri.

Hari ini cobalah renungkan dengan pikiranmu yang jernih, bukankah rizki dan peluang selalu menunggu di depan pintu hati anda, masalahnya kita terlalu lama membukanya. Bukalah pintu hatimu, milikilah jiwa besar dan NIKMATILAH kebaikan Allah yang mengalir setiap saat nikmat yang tidak bisa kita hitung.

Love Hamesya

Nirwana Resort, Bintan

 

NAQOY

www.the7awareness.com

 

ANTARA BAYAM,TELOR DAN KOPI

Di hari jumat yang indah, diantara rintik hujan yang menawan. Suatu pagi di atas  meja dapur saya ada sesuatu yang menggoda pikiran ini. Ada Kopi hitam, bayam segar dan Telor ayam yang indah. Seperti terdengar sayup ketiganya berkata "Hai manusia, lihatlah saya bayam, saya enak, hijau, menarik, enak dan segar. Saya tidak mudah menyerah, lihat saya selalu menawan, dibandingkan telor dan apalagi kopi, hitam dan tercecer" katanya

Lalu telor menyanggah" saya kuat, hebat dan bulat, saya tidak mudah menyerah, saya tidak seperti kopi yang kecil dan hitam warnanya". Sementara kopi yang dari tadi dikucilkan oleh kedua rekanya hanya diam dan tidak membantah, ia merasa apa yang dikatakan oleh bayam dan telor benar adanya" hitam, kecil dan tercecer".

Tidak lama setelah saya mendengar ketiganya, pembantu saya di rumah menyalakan kompor dan membuat air panas, satu untuk bayam, satu tempat lagi untuk telor dan terakhir untuk kopi. Bayam yang tadinya sombong karena warna hijaunya, mendadak takut ketika akan dimasukan ke dalam air yang mendidih. Apa yang terjadi setelah itu bayam berubah bentuk menjadi lemas, biasa dan tidak kuat lagi. Serupa dengan bayam telorpun ketika dimasukan dalam air mendidih sepontan berubah bentuk mencair tidak seperti awalnya yang bulat dan kuat katanya.

Tinggalah kopi yang tadi diremehkan oleh rekanya, ketika bertemu air mendidih,kopi bukan semakin buruk, namun semakin nikmat, semakin panas  lagi semakin nikmat.

Para sahabatku yang Great. Jadilah seperti kopi yang nikmat, justru ketika bertemu dengan air panas. Awalnya dianggap biasa, diremehkan namun ketika ada masalah justru dialah yang paling menemukan keberuntungan.

Selamat menikmati kopi panas sahabatku.

Love Hamesya

 

KARET MERAH UNTUK GREAT!!!

"Musuh terbesar "Good" adalah "Great".

Dalam training The7Awareness ketika ditanya maka kita semua akan menjawab "GREAT". Memang  GREAT memiliki  makna luar biasa, dasyat, indah. Selain makna tersebut GREAT adalah sebuah rumus sukses anda baik yang sudah kita    lakukan, saat ini dan yang akan datang.

GREAT memiliki arti adalah Giat, Rencana, Evaluasi, Action dan Terbuka. Sukses kita semua dimulai dari  kerja keras dan  kerja ikhlas, selain itu mereka yang unggul selalu punya rencana dan cara agar efektif dan efesien, lihatlah DORA yang  selalu memiliki peta pada saat mencapai tujuan. Setelah itu adalah EVALUASI, jika kita melakukanya maka tidak ada    kesalahan yang sama dan diulang-ulang terus, dan ACTION apa yang sudah kita evaluasi. Sebagai penutup jadilah orang yang terbuka.

Ada banyak orang ingin pindah dari good menjadi great.  Jangan berhayal menjadi GREAT, jika kita nyaman dalam posisi "Great", jauh sebelum ini semua Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa" Orang yang beruntung adalah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin", filosofis ini mengajak kita untuk melakukan yang terbaik setiap hari, setiap saat dan setiap wakti dengan kebaikan dan amal soleh.

Saya sendiri tercerahkan ketika bertemu dg seorang teman di Luar negeri, di usianya 26 tahun, dia sangat sukses, ketika saya tanya bagaimana rahasia suksesnya, ia hanya tersenyum, sambil menunjukan sebuah karet merah yang ada di lengan tangan kirinya, " apa maksudnya?", tanya saya. Lalu ia tersenyum "ketahuilah, inilah rahasia saya" katanya.

Saya sangat antusias ingin tahu apa rahasia dibalik karet itu, ia meneruskan" setiap saya menunda pekerjaan, saya tarik karet ini tandanya ga boleh, setiap saya malas saya tarik karet merah ini, setiap saya nyaman dan banyak alasan saya tarik karet ini, kamu bisa bayangkan sehari saja saya menarik karet lebih dari 20 kali. Coba bayangkan kalau kali 1 bulan, di kali tiga tahun, dan inilah hasilnya, saat ini seperti yg kamu lihat".

 

KEKUATAN KITA ADALAH TANGGUNG JAWAB KITA

Disamping kantor pada siang hari, ada dua orang sedang minum kopi sambil bercanda "enak yah jadi bos, datang kapan aja, pulang kapan aja. Ga mikirin uang" kata salah seorang diantara mereka. Kata temanya membalas " enakan kita jadi orang biasa, kalau kita pulang cepat jam kerja, bos masih rapat sampai malam, kita sudah gajian kadang-kadang bos lagi mikirin hutang, makanya syukurin dah kita ada dimana saat ini".Mendengar jawaban temanya ia hanya tersenyum.

Para sahabatku, hidup ini bagaimana kita bertanggung jawab. Sebagai hamba Allah kita bertanggung jawab, sebagai suami kita bertanggung jawab, sebagai istri kita bertanggung jawab, sebagai anak kita bertanggung jawab, sebagai pemimpin kita bertanggung jawab, sebagai pimpinan kita bertanggung jawab, sebagai karyawan kitapun bertanggung jawab.

Jika Allah memberikan ilmuluas, kelak kita mempertanggungjawabkanya kemana ilmu kita selama ini dibagi, jika Allah berikan harta yang banyak, kelak kita akan bertanggung jawab, jika Allah berikan kemiskinan, kelakpun akan kita tanggung jawabkan apakah kemiskinan kita semakin membuat kita memohon pada yang Maha Kaya, atau meminta pada orang kaya.

Kalau Allah sekarang menangkat derajat kita di depan saudara kita, kelak kitapun akan bertanggung jawab atas apa yang kita miliki. Seperti dalam film SPIDER MAN dikatakan bahwa " semakin besar kita memiliki kekuatan, semakin besar kita akan punya tanggung jawab".

Siapapun anda saahabatku yang sedang ada diatas atau di bawah, yang memimpin atau dipimpin, yang memberi atau diberi LAKUKAN YANG TERBAIK. Mengapa? Karena Saya percaya dengan satu hal bahwa "Orang-Orang Baik akan mati, namun kebaikanya akan hidup selamanya".

Let's Go from Good to Great.

Salam kesadaran Indonesia

NAQOY

www.rumahkesadaran.com

SETIAP PASIEN MEMBUTUHKAN PIL PAHIT

"Umur membuat tubuh keriput dan gampang menyerah membuat jiwa keriput"

NAQOY

Suatu hari saya mengunjungi teman yang sakit, pada saat saya datang ia baru saja minum pil yang ia tidak sukai, sambil mengeluh ia berkata" ampuuuun pahitnya pil ini. Ga mau lagi deh" katanya sambil menunjukan raut muka kesel sama saudara yang memaksa meminum pil tersebut.

Sahabatku yang hatinya penuh pemaaf hari ini. Serupa dengan cerita tadi sebenarnya kehidupan kita juga serupa. Setiap persoalan yang sudah kita hadapi, atau sdg kita hadapi saat ini bagaikan pil pahit yang tidak kita sukai, namun justru pil inilah yang menyembuhkan kita utk berubah.

Allah memiliki maksud atas setiap persoalan kita, hal ini sejalan dg buku The7Awareness yang ditulis bahwa " setiap masalah datang satu paket dengan solusinya", hanya saja terkadang kita fokus hanya kepada masalah, lupa mencari solusi atas apa yang kita hadapi.

Teman yang baik.

Jika kita gagal hari ini, bukan berarti hidup kita gagal. Kegagalan kita saat ini hanya karena kita belum menemukan cara yang tepat untuk sukses. Dan ternyata ada banyak cara yang harus selalu kita cari dengan yakin dan positif utk sukses, jika kita tidak mudah menyerah maka kesuksesan akan selalu milik mereka yang fokus terhadap apa yang mereka yakini.

Tetaplah bersyukur sahabat, bisa jadi dimata-Nya, kita bagaikan pasien yang membutuhkan pil pahit. Kita membutuhkan OMA yang membuat kita bangu, berdiri dan lari sambil anda berkata" Terima Kasih Ya Allah atas segala-galanya".

Love hamesya

NAQOY

KEKUATAN KITA

"Kenalilah kelemahanmu, maka anda akan mengenali kekuatanmu"

Naqoy

Sahabatku yang selalu percaya bahwa diatas awan yang gelap masih ada cahaya matahari.Ketauhilah bahwa kekuatan dari manusia dibandingkan malaikat dan iblis adalah kekuatan untuk memilih.

Agar manusia mampu memilih dg baik dan benar, maka manusia diberikan banyak sekali kecerdasan. Intelektual, Emosi, Spiritual, Bahasa, cerdas keuangan, sosial dan lain-lainya yang semua bermuara pada hati dan pikiran kita.

Jika ada orang yang memilih jalan keburukan, maka simpul-simpul kecerdasan tersebut tersumbat sehingga tidak berfungsi secara apik, dan sebaliknya jika ada orang memilih jalan kebaikan artinya semua modal kecerdasan yang diberikan Tuhan digunakan dg tepat.

Mari kita lihat lebih dalam lagi, dalam buku OMA, ketika hidup seseorang sdg dililit hutang, dia bisa membuat 2 pilihan yaitu berkata "pusiiiiing sekali, saya menyerah, ga mungkin saya bisa bebas hutang" atau seseorang memilih bilang "makasih Ya Allah, saya bebas hutang, saya kaya dan saya antusias". Ketika kita diuji oleh kesehatan andapun memiliki pilihan dan sebagaimana manusia setiap pikihan itu akan dipertanggungjawabkan oleh jkita masing-masing.

Be Transhuman

NAQOY

Putri Duyung Ancol

 

SINGA DI HATI KITA

"Pikiran menjadi sejuta awal masalah, hati menyimpan semua solusi"

NAQOY

Para sahabatku yang hatinya selalu sehat.

Dalam buku the7awareness, dikisahkan ada seorang kakek di tanya oleh seorang anak kecil" Kek, bolehkan saya tahu apa isi di dalam dada kekek" sambil tersenyum sang kakek menjawab " nak, dalam kakek ini ada dua singa, singa hitam dan singa putih yang setiap hari bertarung utk saling mengalahkan satu dengan yang lainya".

Mendengar jawaban kakek yang unik, anak kecil ini malah bertanya lagi" lalu siapa yang menang kek". "Hmmmmmm" kakekpun bergumam lalu menjawab " tergantung,......kau kasih makan ke singa yang mana nak, dialah yang menang".

Dalam awareness of thinking diperkuat dg satu istilah bahwa hati kita bagaikan taman, jika kita tidak rajin merawatnya maka yang muncul adalah ilalang. Lalu  Bagaimana menjaga hati kita sahabatku?, tetaplah kuasai hatimu utk mencintai kebaikan dan tidak bosan membantu siapapun dalam hidup ini, harusnya kita malu kepada pohon mangga di depan rumah kita, yang tidak pernah kita siram namun dia selalu berbuah dan berbuah tidak peduli apakah kita bersyukur atau tidak.

Jika kau kuasai hatimu utk kebaikan maka sabar, ikhlas, tenang, tawakal dan ikhtiar positif menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Pada saat kita tidak menguasai hati kita, maka keinginan dan nafsu yang merajai kita, selalu mengejar keinginan yang tidak pernah puas sampai lupa bersyukur pada-Nya.

Jagalah hatimu sahabatku, karena singa putih dihatimu layak memenangkan peperangan, bukankah peperangan terbesar adalah hawa nafsumu dan siapakah musuhmu yang paling hebat, ....mmmmmm, dialah Amarahmu sahabatku.

Love Hamesya dari

Rumah Kesadaran Serpong

 

Belajar dari Perjalanan Nanang Qosim Yusuf (NAQOY)

 

 

 

 

 

Naqoy membersihkan masjid, jaga sepatu dan sendal, juga cuci-cuci piring kalau sedang ada acara disana. Benar-benar pekerjaan yang tidak pernah terlintas dalam pikiran kebanyakan mahasiswa di Indonesia."

 

“4 hal yang akan menjaga seluruh dunia; ilmunya orang-orang bijak, keadilannya para penguasa, doanya orang-orang soleh, dan jiwa kesatria para pemberani.”

~Hadits Nabi Muhammad SAW.~

Training "The 7 Awareness" dihadapan 18.000 orang

 

 

 

 

 

 

Kita selalu mendengar cerita-cerita besar seperti ini.

Orang-orang istimewa yang berasal dari bawah, yang tumbuh menjadi manusia raksasa. Di satu titik dalam hidup mereka, terjadi sebuah keajaiban dari Tuhan, dan sebuah kekuatan besar membuat mereka berubah menjadi manusia-manusia terunggul di dunia. Mereka menjadi para pemimpin besar, orang-orang paling kaya-raya, juga para inspirator yang membawa pencerahan pada banyak orang.

Ada Rahasia besar dalam diri mereka, atau sebuah kejadian dalam hidup mereka yang mendorong mereka menjadi manusia-manusia istimewa. Manusia-manusia baru diatas rata-rata manusia-manusia lainnya. Dan rahasia itu menjadi misteri besar bagi nyaris semua manusia sepanjang sejarahnya.

Apa rahasianya?

Apa yang terjadi pada mereka?

Nanang Qosim Yusuf, adalah salah satu cerita istimewa itu.

 

DARI PENJAGA MASJID, KE TRAINER PERTAMINA

Di tahun 1997, Naqoy, panggilan akrab mas Nanang, kuliah di UIN, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Ayahnya hanyalah seorang buruh tani dan penarik becak di sebuah desa kecil di Brebes, Jawa Tengah. Sebagai mahasiswa, Naqoy tidak punya uang sampai ia harus tidur dan tinggal di masjid. Jangankan uang untuk menyewa kamar kos, bahkan untuk makan pun sulit. Kemeriahan Jakarta, seperti dunia lain bagi Naqoy.

Selama tinggal di masjid itu, ia membantu-bantu pekerjaan disana. Jadi Naqoy membersihkan masjid, jaga sepatu dan sendal, juga cuci-cuci piring kalau sedang ada acara disana. Benar-benar pekerjaan yang tidak pernah terlintas dalam pikiran kebanyakan mahasiswa di Indonesia.

Itulah yang dilakukan seorang Nanang Qosim sementara banyak mahasiswa Jakarta sibuk bersenang-senang di gemerlapannya ibukota. Tapi ia melakukannya dengan ikhlas, karena Allah Yang Maha Pengasih telah begitu berbaik hati memberikannya atap untuk berlindung dari panas dan hujan. Betapa sangat menyenangkannya kalau dibandingkan dengan ia harus tidur di pinggir jalan.

Dan ia bertekad untuk melakukan yang terbaik, rela melakukan apapun, demi nantinya mengangkat derajat orangtuanya yang telah memperjuangkan dirinya. Dan keikhlasan, adalah kekuatan besar.

Mungkin Anda berpikir hidup seperti ini sangat menyedihkan, mungkin saya juga akan begitu, tapi Allah bisa memberikan anugerah terbesarnya pada siapapun yang Dia pilih. Dan Allah telah memilih salahsatu umatnya untuk membawa inspirasi pada banyak orang.

SPIRITUAL NEWTON

Fisikawan terbesar Isaac Newton senang menyerap ilmu-ilmu para tokoh terbesar dunia. Lalu ia akan mencari tempat yang hening dan tenang, biasanya di bawah pohon apel, dan merenung disana berjam-jam lamanya.

Bagi kebanyakan anak-anak muda Jakarta, masjid adalah tempat yang sepi dan membosankan. Mungkin kebanyakan masjid memang betul seperti itu. Tapi ada tempat-tempat khusus, dimana keajaiban bisa terjadi.

Masjid Fathullah di UIN mungkin sekilas juga terlihat seperti itu, sepi dan membosankan. Dan Nanang Qosim Yusuf bertahun-tahun tinggal disana. Tidur, makan, belajar, istirahat, dan mengurus masjid itu. Terdengar sepi, tapi kenyataannya, jauh dari itu. Sangat jauh dari itu.

Ternyata masjid Fathullah begitu bercahaya dengan ilmu-ilmu yang hebat. Disanalah sering berkumpul banyak tokoh-tokoh intelektual Islam terbaik di negeri ini. Ada Prof. Dr. Quraish Shihab, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, Prof Komaruddin Hidayat, Anand Khrisna, bahkan (alm) Prof Nurcholish Madjid. Mereka adalah bintang-bintang cahaya kecerdasan bangsa ini.

Mereka berceramah dan berdiskusi dengan ramai, dan itu menjadi malam-malam yang sarat dengan ilmu, visi, dan inspirasi besar. Mereka berbincang-bincang tentang Tuhan, tentang hidup, dunia, dan bagaimana membuat seluruh umat manusia bisa hidup lebih baik di dunia ini.

Dan Naqoy, diantara pekerjaannya mencuci piring dan membersihkan lantai masjid, menyerap habis ilmu-ilmu besar dan dahsyat itu dengan intens, terus menerus selama bertahun-tahun. Ilmu-ilmu besar itu membuat mata pikiran dan mata hatinya terbuka. Visinya terbentuk dari akumulasi ide-ide spiritualisme terbesar di negeri ini.

Dan pada malam-malam yang indah dan ditaburi bintang, masjid yang hening itu menjadi tempat yang menyenangkan untuk mempertajam batin, pikiran, dan visi. Semangatnya besar karena dia telah belajar dari orang-orang besar, dan mempunyai ilmu layaknya orang-orang terbesar di negeri ini.

Selain berkontemplasi, dia juga membaca banyak buku yang semakin memperkaya ilmunya. Di malam-malam sepi dia mengalunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Lalu dia akan membaca buku-buku dari Kiai Mustofa Bisri, Kahlil Gibran, Anand Khrisna, sampai buku-buku manajemen diri modern dari Rhenald Kasali, Dale Carnegie, John C. Maxwell, David Schwartz, Stephen Covey, dan sebagainya.

Ilmu-ilmu besar itu sesungguhnya adalah anugerah dari Allah. Ilmu-ilmu universal tentang kedamaian hati, ketenangan jiwa, kedamaian, kebahagiaan, bahkan keunggulan dan sukses. Dalam keheningan masjid itu, intensitas pikirannya justru menjadi semakin kuat. Dalam kesepian, kadang pikiran manusia seringkali bekerja lebih keras. Dan pencerahan Naqoy menjadi lebih kuat, bahkan dari kebanyakan manusia-manusia lainnya.

Naqoy jauh lebih beruntung dari banyak mahasiswa di universitas-universitas terbaik di dunia. Mereka hanya sekali-kali bisa bersentuhan dengan pemikiran orang-orang besar. Dia juga jauh lebih beruntung, dari kebanyakan mahasiswa mampu dan bermobil yang lebih banyak menghabiskan waktu di shopping center dan kafe membicarakan hal-hal yangmeaningless. Ia yakin seluruh akumulasi ilmu yang telah dikumpulkannya itu bisa membawa pencerahan bagi banyak orang. Dan kalau dia bisa menyebarkan inspirasi-inspirasi besar itu, maka dia bisa menjadi manusia besar di mata Allah, yaitu manusia yang bermanfaat bagi banyak orang, mungkin ribuan orang, mungkin jutaan. Dan dunia, bisa menjadi tempat yang sedikit lebih baik. Kuncinya, adalah menemukan formulasi yang istimewa dan ringkas dari semua ilmu hebat itu.

Seorang manusia besar sedang dibentuk di masjid itu. Ilmu-ilmu para tokoh besar, dan waktu yang berlimpah untuk menginternalisasi dan mengembangkan ilmu-ilmu besar itu.

RUMUS UNIVERSAL KEBAHAGIAAN DAN KEUNGGULAN

Dan fisikawan terbesar Isaac Newton senang menyerap ilmu-ilmu para tokoh terbesar dunia. Lalu ia mencari tempat yang hening dan tenang biasanya di bawah pohon apel yang rindang, dan merenung disana berjam-jam. Imajinasinya melayang-layang tanpa ada batasnya.

Dan berkat ilmu yang unggul dan fokus yang intens, keajaiban pun terjadi. Newton menemukannya. Segala rahasia keajaiban alam semesta terbuka untuk Newton dan seluruh umat manusia. Langit dan alam raya menjadi terang benderang. Dan dunia memasuki jaman baru, jaman Kecerdasan dan Pencerahan.

Dan di masjid Fathullah yang hening itu, keajaiban pun terjadi. Naqoy menemukannya. Di tempat itu, ia menemukan pencerahan, menemukan rumus besarnya. Rumus yang sekarang telah menginspirasi puluhan ribu orang, dari mahasiswa, pengusaha, pejabat, sampai artis. Dia menemukan rahasia-rahasia hidup, rahasia ketenangan hati, rahasia keunggulan dan kebahagiaan manusia.

Seperti Newton yang di bawah pohon apel tiba-tiba menemukan rumus Gravitasi Universal. Einstein saat merenung di kantor hak patennya yang sepi dan menemukan Teori Relativitasnya. Atau seperti Nabi Muhammad, yang di malam-malam sepi merenung jauh di atas bukit di gua Hira, dan menemukan pencerahannya.

Rumus hasil perenungannya itu ia namakan “THE 7 AWARENESS”. Tujuh rumus besar untuk menemukan hidup yang lebih bermakna dan unggul. Semuanya adalah hasil dari keikhlasan.

Seperti keikhlasan seorang ayah yang membanting tulang sampai larut malam demi uang sekolah anaknya. Seperti keikhlasan seorang ibu yang membawa bayi dalam perutnya selama 9 bulan lamanya dan merawatnya dengan penuh kasih sayang. Dan keikhlasan itu datang, karena cinta. Dan cinta itu adalah kekuatan besar yang bisa ditumbuhkan. Dan masa kebangkitan seorang manusia istimewa pun dimulai.

Ilmunya yang makin luas itupun mulai menarik banyak orang. Banyak yang membutuhkan tuntunan hidup, semangat dan motivasi untuk menjadi lebih baik. Ilmunya yang terus makin tinggi membuat orang-orang yang melihatnya pun tingkatnya bertambah tinggi. Ia lalu dipercaya untuk menjadi salahsatu pengurus ICNIS (Islamic Network for Islamic Scientist) yang diketuai Prof. Dr. Quraish Shihab dan Dr. Nazaruddin Umar. Ia bahkan juga diangkat jadi asisten dosen di UIN dan Universitas Paramadina.

Naik Ke Permukaan

April 2006, akhirnya salahsatu cita-cita besarnya terwujud. Ia menerbitkan buku pertamanya, “The 7 Awareness” yang diterbitkan penerbit terbesar di Indonesia, Gramedia.

Buku yang tajam dan luas, bahkan juga diulas di harian Kompas hari Minggu. Setelah itu, keistimewaannya tersebar luas kemana-mana. Ribuan orang membeli buku itu dan menjadi best seller dalam waktu singkat.

Bahkan, banyak orang-orang penting dan pengusaha melihat keunggulan spiritual dalam konsep ”The 7 Awareness” itu. Ilmu besar yang dibutuhkan bagi dirinya sendiri, maupun perusahaan mereka. Naqoy pun diundang untuk berbagai seminar dan training di banyak perusahaan. Nyaris sulit dipercaya, karena beberapa waktu lalu ia hanyalah seorang pemuda penjaga masjid.

Ia juga menyebarkan inspirasinya secara strategis lewat radio, SmartFM, yang mempunyai jaringan nasional. Disini ribuan orang bisa mendapatkan inspirasinya secara rutin tiap minggu. Majalah bisnis SWA pun mewawancarainya untuk rubrik ”Siapa Dia”.

Akhirnya ia sukses menjadi trainer spiritual dan motivasional di banyak perusahaan-perusahaan besar. Perusahaan seperti Pertamina, Telkom, PLN, BRI, TransCorp, dan banyak lainnya. Bahkan sang diva KD, Krisdayanti pun mendengar training ini dan mengikutinya di tahun 2009 lalu.

Apa yang membuat Naqoy istimewa dibanding inspirator lain?

Naqoy menjadi istimewa, tidak hanya karena mempunyai ilmu-ilmu unggul yang diserapnya bertahun-tahun dari para manusia unggul, tapi karena dia telah menjalani hidup yang berat dan sukses melampauinya dengan gemilang. Dia telah menemukan ilmu keikhlasan yang nyaris sempurna. Ilmu yang membuatnya begitu kuat untuk terus belajar dan berjuang sampai mencapai titik kritis kesuksesannya. Hidupnya sendiri, adalah inspirasi.

Naqoy bersama Mendagri Gamawan Fauzi

Ia adalah penerima Bung Hatta Award atas kesuksesannya

memerangi korupsi di Solok

MENUJU 2010

Menjelang Lebaran 2009 kemarin, Naqoy mencapai tingkat kesuksesan berikutnya dengan mendapatkan Rekor MURI sebagai trainer dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 18.000 orang di Istora Senayan. Di penghujung tahun 2009 ini, dia juga baru saja meluncurkan buku keempatnya, ”Jejak-Jejak Makna Basrizal Koto”, salahatu pengusaha sukses yang acaranya juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan diberi pengantar oleh H.M Jusuf Kalla.

Sekarang bukunya yang akan terbit adalah ”OMA, One Minute Awareness” kumpulan cerita para tokoh yang menemukan momen-momen dalam perjalanan hidup mereka yang bisa menjadi pemicu untuk kesuksesan.

Banyak hal kita bisa pelajari dari Naqoy. Kalau sekarang anda sedang ditimpa kesulitan yang paling berat, Anda pikirkan ulang status anda. Apakah anda sedang diberi beban dan cobaan, atau Anda, sedang diberi kesempatan paling istimewa untuk merubah mindset anda dan bangkit.

Merubah dari hidup yang sesak dan membosankan, menjadi hidup baru yang penuh kebahagiaan dan keriangan. Kalau Anda masih belum menemukan caranya, mari kita belajar bersama-sama dari yang telah menemukannya. Hidup yang hebat mungkin telah menunggu Anda di tahun yang baru ini.

RAHASIA 1 JAM SILENCE

Oleh : Nanang Qosim Yusuf

Suatu saat ketika sedang bertemu dengan salah satu Direksi sebuah BUMN Telekomunikasi, ia bertanya “Pa Naqoy, kalau saya mengirim staf saya training The7Awareness apakah training ini juga memiliki program untuk “maintenence” alumni agar tetap semangat seperti pada saat training. Biasanya dampak training rata-rata tidak terlalu lama” katanya.“Di Training The7Awareness kami ada formula 21 hari 1 jam silence, maksudnya dalam waktu selesai 21 hari alumni diharuskan melakukan program 1 jam silence setiap harinya” jawab saya.

Buku ini merupakan panduan praktis selama 21 hari idealnya adalah setelah anda ikut training, jika anda membaca buku ini sebelum ikut training T7A, maka ketika suatu saat ada kesempatan telah mengikuti trainingnya, praktikan rumus 21 hari ini. Dalam rumus 21 hari silence dilakukan 3 hal utama, jika anda praktikan anda akan tertuntun untuk menjadi manusia di atas rata-rata (transhuman). Dalam waktu 1 jam (60 menit) saya membaginya menjadi 3 hal yaitu The art of duty, the art of knowledge dan the art of devotion. Ketiga hal inilah yang akan memandu anda untuk menjadi pribadi baru, seperti pepatah lama yang mengatakan “hari ini sangat penting, disinilah tempat anda akan dimulai”

THE ART OF DUTY ( 30 menit )

“Tidak ada kesalahan baru yang terjadi, yang ada hanyalah kesalahan yang sama namunkita ulang-ulang terus”

-Nanang Qosim Yusuf-

Dalam program 1 jam silence, saya percaya ini seperti pisau yang selalu diasah, maka akan jauh lebih tajam dibandingkan jarang atau tidak pernah diasah sama sekali. Seperti halnya dua orang yang saya temui  disebuah desa, kedua orang ini sedang memotong pohon. Orang yang pertama, gergajinya sangat tajam sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk memotong sebuah pohon, sementara yang kedua sudah hampir 2 jam gergajinya tidak berhasil dengan mudah memotong sebuah pohon. Jika yang pertama dalam waktu 1 jam sudah berhasil memotong 5 buah pohon berarti kalau 2 jam sudah 10 pohon, sementara orang kedua hanya berhasil memotong 1 pohon selama 2 jam. Kita kalikan bagaimana dalam 1 hari, anggap saja mereka bekerja selama 8 jam. Kita bisa sama sama menghitung, jika orang pertama selama 8 jam kerja akan memotong 40 pohon, sementara orang kedua hanya 4 pohon.

Setelah saya tanya kepada orang yang pertama, apakah rahasianya? Orang pertama menjawab “setiap habis memotong satu pohon saya langsung asah gergaji ini”“Saya mengasah gergaji ini sebulan sekali, karena saya sangat sibuk sekali” katanya. Apa yang bisa kita ambil dari hikmah cerita diatas, ini semua bertutur kepada kita bahwa semakin sering diasah, maka kita akan semakin tajam. jawabnya singkat. Sementara yang kedua menjawab ketika saya Tanya mengapa memotong pohon sangat lama

Program 1 jam silence ini, bisa anda lakukan kapanpun. Bisa saja anda lakukan dipagi hari dalam perjalanan dikendaraan, yang rutin tiap hari macet 2-3 jam, daripada memaki atau gelisah memikirkan jalan (heee, jalan aja ga mikirin kita), lebih baik anda duduk dikursi mobil anda, percayakan mobil anda dengan “driver” yang anda percaya,anda melakukan tugas 1 jam silence ini. Atau anda juga bisa melakukan pada saat salat malam(tahajud), atau tengah malam sebelum anda tidur. Ada banyak alumni saya yang konsisten melakukanya dengan salat dhuha, ada juga yang melakukanya selesai oleh raga pagi. Intinya, dari 24 jam yang Allah berikan kepada kita, sudahkah kita menggunakanya dengan baik dan benar.

Mari kita renungkan, baik orang kaya dan orang miskin ataupun orang sukses atau orang gagal bahkan orang yang bahagia dan penuh penderitaaqn memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam. Sejak awal kita diberikan kesempatan dan waktu yang sama, halnya persoalanya adalah apakah kita mampu mengisi waktu dan kesempatan yang Allah berikan kepada kita. Mereka yang sukses, kaya dan bahagia mampu dan mau membagi waktunya untuk masa depan mereka dengan menggunakan 1 jam untuk silence, (tafakkur). Bagaimana caranya, dapatkan buku terbarubdari saya 21 day tobe transhuman.

 

Last Updated ( Wednesday, 23 July 2014 09:48 )  

BUKU BARU

MOTIVASI NAQOY 21 Days To Be Transhuman
khantry design

TESTIMONI ALUMNI TRAINING



Get the Flash Player to see this player.

Latest Events

No current events.

TESTIMONI

Dinda Fitri Annisa: saya ikut training karena diajak oleh mama, dan ingin mendapatkan motivasi karena akhir2 ini semangat saya sedang down. Kesan di hari pertama mengikuti training itu “WOW” banget dan Pak Naqoy membuat saya lebih semangat lagi dalam menggapai impian. Untuk materi yang disampaikan, saya ingin melakukan perubahan dalam hidup saya, saya ingin berguna bagi orang tua, saudara saya dan semua orang, saya juga ingin menggapai cita-cita saya. Semoga tercapai… Amin Kesan mengikuti training selama 2 hari, semula Dinda datang kesini untuk liburan, tapi Dinda merasa ikut training The7Awareness rasanya liburan Dinda lebih bermakna, lebih bermanfaat daripada membuang-buang waktu. Dinda berharap, karena ini Dinda benar-benar berkomitmen untuk dapat menggapai impian Dinda, gak terhalang lagi dengan malas. Terimakasih kepada Pak Naqoy dan segenap kru The7Awareness, Dinda merasa harus bangkit dari keterpurukan. Rizka: Saya Diajak oleh mama untuk mengikuti training ini, kesan saya di hari pertama mengikuti training ini, saya sangat senang karena termotivasi dan mendapatkan banyak masukan dari pak Naqoy. Awalnya Ika sangat menolak untuk mengikuti training The7Awareness. Ika datang kesini, kemudian ika merasakan nikmatnya, merasakan kembali semangat yang seharusnya ada dari dahulu. Terimakasih Pak Naqoy atas motivasi-motivasinya, terimakasih untuk semua kru The7Awareness. Suryatina Ali : Saya datang dari Batusangkar khusus untuk mengikuti training The7Awareness bersama 2 orang putri saya. Insa Allah apa yang saya harapkan Allah akan meridhai, bisa sebagai tujuan dari hidup saya. Terimakasih. Alhamdulillah saya ucapkan kepada Allah SWT. Mengikuti training membawa kami sekeluarga lebih tenang, dan ini akan kami terapkan apa yang kami dapat. Mudah-mudahan, anak-anak yang saya cintai, yang menjadi tumpuan hidup saya menjadi anak-anak yang soleha. Hambali Abas Saya senang dan bangga bisa bertemu dengan pak Naqoy dalam training The7Awareness, saya merubah suatu konsep yang buruk menjadi lebih baik. Insa Allah hari ini saya siap menjadi melangkah dari Good menjadi Great. Yang paling berkesan dari apa yang disampaikan oleh pak Naqoy adalah yang sifatnya realistis dan sunnatullah dan semua orang bisa melakukannya tidak sulit. Ini sesuatu yang berharga. Wenny Trisnawati (Alumni Angkatan 64) Pertama kali saya melihat Pak Naqoy, itu pada saat acara sabtu subuh dengan Ust. Arifin Ilham, diacara itu saya sangat tertarik sekali dengan penjelasan beliau, kemudian saya mencari informasi tentang pak Naqoy, dan saya mulai membeli bukunya, setelah membaca buku tersebut saya sangat tertarik sekali untuk mengikuti training The7Awareness. Dan setelah saya mengikuti training The7Awareness selama 3 hari… Subhanallah, banyak sekali merubah mindset saya, dari yang tidak Percaya Diri menjadi Percaya Diri, kemudian pikiran dan hati saya sangat terbuka sekali setelah mengikuti training ini. Dalam melaksanakan materi kekuatan afirmasi, perasaan saya menjadi sangat tenang “Plong”. Saya sangat merekomendasikan untuk keluarga, kakak dan adik saya, suami dan anak-anak saya untuk mengikuti training The7Awareness ini. Pipit Pitriani (Alumni Angkatan 64) Sebelumnya saya belum pernah mengenal training The7Awareness, saya merasa agak pesimis tentang training ini. Tetapi setelah mengikuti training ini pada hari pertama, pemikiran saya terbuka dan ikhlas untuk menghadapi masalah. Dan training ini sangat cocok bagi anda para Galauers untuk mengikuti training ini. Saya sangat merekomendasikan training ini kepada siapa pun yang berada di Indonesia maupun luar Indonesia. Sumayah (Alumni Angkatan 64) Saya mengikuti training ini untuk membentuk semua keinginan saya sudah lama terbentuk dan saya ingin bangkit lagi. Dan setelah saya mengikuti training The7Awareness, saya mampu dan saya pasti bisa mewujudkan semua impian saya. Menurut saya training ini sangat saya rekomendasikan kepada teman saya, keluarga tercinta saya dan orang-orang di sekitar saya. Dewi (Alumni Angkatan 64) Untuk hari pertama di training The7Awareness, saya nangis habis-habisan, dapat mengingat kembali orang tua dalam sebuah moment yang sangat penting. Mengenai kekuatan afirmasi, serasa membersihkan karat-karat kebencian dan mungkin Allah tidak Ridhoi. Dalam Hari terakhir adalah terapi ke ikhlasan, ini adalah nangis yang paling lega saya bisa keluarkan seumur hidup saya. Terimakasih Pak Naqoy dan para Kru The7Awareness, Mudah-mudahan kita semuanya menjadi pribadi yang DiAtasRataRata Fawas (Alumni Angkatan 64) Saya kesini diajak oleh Kakak saya, awalnya Kakak saya mengatakan ingin mengajak saya untuk ke tempat yang sangat special. Kesan-kesan saya mengikuti training ini adalah saya menjadi percaya diri, lebih saya kepada ke dua orang tua dan pastinya saya akan berubah. Rudi (Alumni Angkatan 64) Setelah mengikuti training The7Awareness pada hari pertama, saya merasa berubah, mendapatkan sahabat yang baru, segala sesuatunya diluar sana kita selalu berpandangan secara negative, disini kita terus diajak untuk berfikir secara positif. Setelah mengikuti training ini merupakan suatu pencerahan. Tidak ada training yang bagus selain mengikuti training The7Awareness. Harapan saya adalah semakin banyaknya orang-orang di Indonesia mengikuti training ini agar Indonesia menjadi Great. Joni (Ketua Alumni Angkatan 64) Awal saya mengikuti training ini agak sedikit pesimis. Karena saya sudah mengikuti berbagai macam training. Namun training The7Awareness adalah training yang lebih menggugah ke hati, mencoba merubah cara pandang hidup kita tentang masalah yang kita hadapi. Salah satu contohnya adalah ketika kita jatuh kita bisa bangkit lagi. Ahmad Suryatin (Alumni Angkatan 48) Saya telah mengikuti training The7Awareness sebanyak dua kali… pertama pada angkatan 48 dan yang kedua pada angkatan 64. Alhamdulillah setelah mengikuti training pada angkatan 48 Afirmasi saya di kabulkan oleh Allah. Pertama saya ingin sekali naik Haji dan mempunyai mobil. Alhamdulillah semuanya telah saya miliki. Doakan semoga saya sukses dalam menjalani afirmasi yang saya lakukan. Ismawati (Alumni Angkatan 64) Setelah saya mengikuti semua training The7Awareness ini, saya merasa puas, dan saya ingin berubah, ingin percaya diri lagi dengan semua orang. Disini saya mempunyai sahabat-sahabat baru yang sangat hebat. Semoga Allah mengabulkan semua cita-cita kita menjadi orang yang sukses DiAtasRataRata Yossi (Alumni Angkatan 64) Training ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa bisa hadir bersama-sama dengan pak Nanang Qosim Yusuf. Hari ini saya menemukan OMA yang menginspirasi banyak hal, saat saya melihat orang tua melalui alam pikiran saya, saya mulai kembali tersaadar, bahwa apa yang saya lakukan hingga saaat ini adalah salah satu hal terbaik yang pernah saya lakukan. Dan Pak Naqoy telah membukakan pintu OMA kepada saya dan seluruh peserta dan ini sangat luar biasa, bukan hanya untuk hari ini tetapi sampai kita menutup mata. Terimakasih Pak Naqoy… Sukses selalu untuk Pak Naqoy. Santi Afiana, Saya sangat berterimakasih kepada bapak Naqoy dan seluruh penyelenggara acara Training OMA ini. Alhamdulillah, Dengan OMA, saya benar2 mendapatkan sesuatu yang sangat berharga, jalan pikiran saya terbuka kembali, hati saya terasa lebih tenang dan lebih segar lagi, saya lebih fresh lagi, dan Ini seperti peralihan dari masa jahiliya saya kemarin. Terimakasih Bapak Naqoy, ini benar-benar GREAT…! Gungun, saya mengikuti training ini sangat senang, terimakasih kepada Pak Naqoy, semoga training2 nya dapat mengubah kita menjadi insan yang lebih baik dan berguna untuk bangsa. Linda Susilawatai, Alhamdulillah setelah mengikuti training ini saya menyadari sekali bahwa OMA bila kita hayati ke dalam hati, akan banyak aura-aura positif yang menghampiri kita dengan pantulan-pantulan yang kita ucapkan secara positif. Trimaryani, Hari ini adalah hari yang sangat luar biasa, hari ini kami baru menyadari bahwa energy positif yang di pancarkan kepada kita itu membuat apa-apa yang kita impikan itu menjadi nyata melalui GREAT (Giat Rencana Evaluasi Action Terbuka). Insa Allah setelah mengikti training ini saya dari manusia biasa menjadi manusia yang luar biasa. Emilia (Alumni Angkatan 63) Ini merupakan pengalaman saya yang pertama seumur hidup. Saya berharap bahwa kita semua menjadi pribadi2 yang luar biasa yang mampu mengubah Indonesia menjadi lebih baik lagi. Saya juga sangat berharap agar training ini dapat di ikuti untuk generasi yang lebih muda. Terimakasih Pak Naqoy dan seluruh kru yang bertugas. Yayuk (Alumni Angkatan 63) Terimakasih kepada Suami saya dan Pak Naqoy, Mudah-mudah setelah mengikuti training ini, saya dapat menerapkan semua ilmu-ilmunya. Elfiyati (Alumni Angkatan 63) Terimakasih kepada Pak Naqoy yang telah mengajarkan banyak ilmu kepada saya dan terimaskih kepada semua Kru, saya pasti akan berusaha untuk menjadi manusia di atas rata-rata Adhieb (Alumni Angkatan 63) Jadi Alhamdulillah, berkat komunikasi BBM saya mendapatkan semua ilmu yang telah pak Naqoy berikan dalam training ini. Untuk kedepannya saya akan membuang semua sifat-sifat jelek saya dan sukses menjadi manusia DiAtasRataRata. Ilhammi Gani (Alumni Angkatan 63) Terimakasih kepada pak Naqoy… Dan Pastinya ini menjadi moment yang sangat luar biasa buat saya, kali pertama bagi saya mengikuti sebuah training yang sangat megah bagi saya. Saya pasti dapat menjadi manusia DiAtasRataRata. Harapan saya, semua orang di Indonesia baik itu pejabat maupun orang yang kehidupan ekonominya sangat minim dapat mengikuti training ini agar dapat menbangun Negara Indonesia menjadi jauh lebih baik lagi. Pertama-tama saya perhatikan di dalam penyampaian materi ada beberapa hal yang sama dengan training-training yang lain. Namun, setelah saya pelajari ternyata ini beda dengan training yang lain, yang sangat membedakan adalah materi OMA dan Ikhlas. Dibeberapa sesi saya kurang bisa mengikuti dengan baik, saya susah sekali untuk menangis padahal saya ingin sekali untuk menangis. Terima kasih T7A, saya lebih bisa melihat siapa diri saya, saya menyadari OMA saya serta belajar tentang arti keikhlasan dalam kehidupan saya. ~Andi Kahar~ (KEMENKEU JAKARTA) Training ini sangat bagus untuk mendorong pertumbuhan diri, training ini seperti shock therapy untuk orang-orang yang merasa terlalu nyaman dengan diri dan segala kekurangannya. Baik materi dan simulasi semuanya tepat sasaran, sangat menstimulasi self reflection evaluation sehingga bisa memulai perbaikan diri. Setelah mengikuti training ini saya merasakan banyak perubahan dan yang saya dapatkan dari training ini adalah kesadaran pikiran, keikhlasan dan kesuksesan untuk pribadi saya. ~Terdi Selidevi Silalahi~ (KEMENKEU JAKARTA) Alhamdulillah, saya terbebas dari rokok. Subhanallah, akhirnya sampai saat ini saya terbebas dari kebiasaan merokok. Cerita awalnya cukup berliku, campur aduk sampai saya sendiri tidak tahu pengaruh mana yang memiliki andil besar sampai akhirnya saya benar-benar terbebas dari kebiasaan merokok. Namun, paling tidak saya akan membuat list yang “mempengaruhi” saya untuk terbebas dari kebiasaan merokok, antara lain: 1. Saya mencatat afirmasi saat mengikuti training The 7 Awareness sebagai berikut: Saya terbebas dari rokok tahun 2012. (Di Purwakarta) 2. Kedua anak saya, Tarisya Nariswari dan Audrie Faiza Maheswari selalu mencibir saya setiap saya sedang atau habis merokok. Cibirannya seperti ini: Hiii, papa habis merokok, baunya tidak enak, saya tidak mau dekat papa. 3. Istri saya setiap mau tidur pada malam hari tidak nyaman dengan perkataan seperti ini:waduh, papa bau rokok, kepala mama pusing. 4. Sahabat saya selalu mengingatkan via sms bahaya merokok dan selalu menyuruh saya berhenti merokok. 5. Atasan saya bilang dengan ungkapan yang sama dengan istri saya pada saat saya menghadap. 6. Di kantor diterapkan aturan dilarang merokok. Dari 6 list pengaruh di atas. Awal ceritanya dimulai pada tanggal 30 Maret 2012. Hari Jum’at, 30 Maret 2012 kami melakukan olah raga kesegaran jasmani, saya senam di barisan paling belakang. Di situ kebetulan kolega saya yang dulunya menjadi “sparing partner” dalam setiap rapat, Bapak Niti Suwito, member saya sebuah permen merk Fresh Maker. Permen yang cukup kuat rasanya bagi orang yang memiliki kebiasaan merokok. Siang harinya, saya merasa dada agak tidak enak, dahak sering dikeluarkan. Dan pada malam hari rasanya semakin tidak nyaman. Namun, satu dua batang sampoerna mild masih coba saya hisap. Semakin larut malam, rasa sampoerna mild sudah semakin tidak enak. Keesokan hari, saya masih mencoba menghisab sebatang, namun lagi-lagi bukan nikmat yang kudapat, tapi rasa tidak enak. Saya langsung ingat teman saya, Bapak Heru Budiarso yang dulu sempat menawari saya untuk mengantar jika saya mau nggurah. Kutelpunlah Pak Heru, dan dengan suara khasnya yang renyah dan ringan tangan, dia bilang” Bapak, mau kapan ke sana, saya antar”. Dan tanpa piker panjang, malam hari itu kita berdua pergi ke tempat nggurah itu, Imogiri – Jawa Tengah. Perjalanan yang menyenangkan dengan syarat cerita sudah kita lalui*. Dan…… Sekarang, saya terbebas dari kebiasaan merokok……dari mana datangnya niat itu, saya sendiri juga tidak tahu pastinya, yang jelas, saya ikuti saja kemana hati ini membawa saya kea rah mana. Yang jelas, saya berterimakasih kepada semuanya atas kondisi saya sekarang ini. khususnya kepada orang-orang yang cerewet dengan omelan yang menyakitkan* pada waktu itu…….coba kalau kalian tidak cerewet?? Mungkin saya belum berhenti merokok….he he he he. Hore, sekarang saya mau bulutangkis dulu. sampai jumpa lagi. Salam, Edy Muktasim Billah ===================================

Designed by eTDS TechnoSys
Click here to donate

Direct contact

Dewi
Send a message via Yahoo to Dewi Send a message via Skype to Dewi
Telephone number of Dewi 081905666479
Nanda
Send a message via Yahoo to Nanda
Telephone number of Nanda 021 - 75872807

JUMLAH PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday167
mod_vvisit_counterYesterday219
mod_vvisit_counterThis week1366
mod_vvisit_counterThis month4429
mod_vvisit_counterAll208821
Symbol
ARTIKEL NAQOY