You are here: Home Info Buku Buku terbaru (kelima) 21 day tobe transhuman

Buku terbaru (kelima) 21 day tobe transhuman

E-mail Print PDF

Suatu saat ketika sedang bertemu dengan salah satu Direksi sebuah BUMN Telekomunikasi, ia bertanya “Pa Naqoy, kalau saya mengirim staf saya training The7Awareness apakah training ini juga memiliki program untuk “maintenence” alumni agar tetap semangat seperti pada saat training. Biasanya dampak training rata-rata tidak terlalu lama” katanya.“Di Training The7Awareness kami ada formula 21 hari 1 jam silence, maksudnya dalam waktu selesai 21 hari alumni diharuskan melakukan program 1 jam silence setiap harinya” jawab saya.

Buku ini merupakan panduan praktis selama 21 hari idealnya adalah setelah anda ikut training, jika anda membaca buku ini sebelum ikut training T7A, maka ketika suatu saat ada kesempatan telah mengikuti trainingnya, praktikan rumus 21 hari ini. Dalam rumus 21 hari silence dilakukan 3 hal utama, jika anda praktikan anda akan tertuntun untuk menjadi manusia di atas rata-rata (transhuman). Dalam waktu 1 jam (60 menit) saya membaginya menjadi 3 hal yaitu The art of duty, the art of knowledge dan the art of devotion. Ketiga hal inilah yang akan memandu anda untuk menjadi pribadi baru, seperti pepa

tah lama yang mengatakan “hari ini sangat penting, disinilah tempat anda akan dimulai”

 

THE ART OF DUTY ( 30 menit )

“Tidak ada kesalahan baru yang terjadi, yang ada hanyalah kesalahan yang sama namunkita ulang-ulang terus”

-Nanang Qosim Yusuf-

Dalam program 1 jam silence, saya percaya ini seperti pisau yang selalu diasah, maka akan jauh lebih tajam dibandingkan jarang atau tidak pernah diasah sama sekali. Seperti halnya dua orang yang saya temui disebuah desa, kedua orang ini sedang memotong pohon. Orang yang pertama, gergajinya sangat tajam sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk memotong sebuah pohon, sementara yang kedua sudah hampir 2 jam gergajinya tidak berhasil dengan mudah memotong sebuah pohon. Jika yang pertama dalam waktu 1 jam sudah berhasil memotong 5 buah pohon berarti kalau 2 jam sudah 10 pohon, sementara orang kedua hanya berhasil memotong 1 pohon selama 2 jam. Kita kalikan bagaimana dalam 1 hari, anggap saja mereka bekerja selama 8 jam. Kita bisa sama sama menghitung, jika orang pertama selama 8 jam kerja akan memotong 40 pohon, sementara orang kedua hanya 4 pohon.

Setelah saya tanya kepada orang yang pertama, apakah rahasianya? Orang pertama menjawab “setiap habis memotong satu pohon saya langsung asah gergaji ini” jawabnya singkat. Sementara yang kedua menjawab ketika saya Tanya mengapa memotong pohon sangat lama “Saya mengasah gergaji ini sebulan sekali, karena saya sangat sibuk sekali” katanya. Apa yang bisa kita ambil dari hikmah cerita diatas, ini semua bertutur kepada kita bahwa semakin sering diasah, maka kita akan semakin tajam.

Program 1 jam silence ini, bisa anda lakukan kapanpun. Bisa saja anda lakukan dipagi hari dalam perjalanan dikendaraan, yang rutin tiap hari macet 2-3 jam, daripada memaki atau gelisah memikirkan jalan (heee, jalan aja ga mikirin kita), lebih baik anda duduk dikursi mobil anda, percayakan mobil anda dengan “driver” yang anda percaya,anda melakukan tugas 1 jam silence ini. Atau anda juga bisa melakukan pada saat salat malam(tahajud), atau tengah malam sebelum anda tidur. Ada banyak alumni saya yang konsisten melakukanya dengan salat dhuha, ada juga yang melakukanya selesai oleh raga pagi. Intinya, dari 24 jam yang Allah berikan kepada kita, sudahkah kita menggunakanya dengan baik dan benar.

Mari kita renungkan, baik orang kaya dan orang miskin ataupun orang sukses atau orang gagal bahkan orang yang bahagia dan penuh penderitaaqn memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam. Sejak awal kita diberikan kesempatan dan waktu yang sama, halnya persoalanya adalah apakah kita mampu mengisi waktu dan kesempatan yang Allah berikan kepada kita. Mereka yang sukses, kaya dan bahagia mampu dan mau membagi waktunya untuk masa depan mereka dengan menggunakan 1 jam untuk silence, (tafakkur).

Dalam buku yang merupakan penerapan dari training The7Awareness ini, yang pertama dalam 1 jam kita adalah melakukan tugas kewajiban kita yaitu sebagai berikut :

  1. 10 MENIT PERTAMA UNTUK EVALUASI HARI KEMARIN, Jangan remehkan bagian ini, setiap kita bisanya menyepelekan bagian evaluasi. Masing-masing kita memiliki rencana dan impian yang seringkali tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Dalam training T7A, jangan menunda terlalu lama, segara lakukan evaluasi agar tidak terjadi kesalahan yang sama dan kita ulang-ulang. Mari kita bicara tentang diri anda, bukankah banyak dari kita yang melakukan kesalahan yang sama namun terus menerus terjadi. Salah satu penyebab utama adalah kita tidak mau terbuka dan jujur untuk melakukan evalusai, mengapa kita malas melakukan evaluasi. Karena evaluasi tidak menyenangkan, kita merasa dikritik dan disalahkan, padahal jika kita positif evaluasi adalah alat tercepat anda menjadi yang terbaik. Seperti kata bijak dari Barack H.Obama “ Kritikan menjadi saya lebih kuat dan dewasa”.

Dalam setiap training T7A, saya memiliki seorang Chief (Kepala Crew) untuk melakukan evaluasi dari selesai training.Chief di training T7A adalah Dewi Umronih Yusuf, sebagai Chief ia bertugas menganalisa kesalahan dari crew dan trainer, sekecil apapun ada peluang salah, maka segera lakukan perbaikan di sesi berikutnya, dan it uterus dilakukan sampai sekarang ini.

2. 10 MENIT KEDUA UNTUK MEMBUAT RENCANA HARIAN, pada umumnya tidak semua kita mau dengan tekun menulis tentang rencana harian kita. Dalam diri kita ada semacam keyakinan yang sudah mendarah daging bahwa kalau sesuatu sesuatu yang direncanakan selalu gagal, sebaliknya sesuatu yang tidak direncanakan selalu berhasil.

Ini merupakan keyakinan yang salah, jika anda meyakini dan mempercayainya serta anda ulang-ulang itu, maka dalam waktu yang tidak lama akan terjadi apa yanga anda pikirkan dan katakana. Buatlah rencana anda setiap hari, ketika tidak sesuai anda segara lakukan evaluasi seperti yang kita lakukan 10 menit diawal. Rencana anda sebaiknya anda tulis di buku catatan anda sehingga akan mengingatkan anda tentang satu hal yaitu Sukses adalah sebuah perjalanan dan proses. Pentingnya memvuat rencana, guru kepemimpinan dunia John Maxell mengatakan “Hidup ini seperti naik taksi, anda diam atau berjalan tetap saja kita harus bayar agronya”.

3. 10 MENIT TERAKHIR UNTUK MEMBUAT RENCANA JANGKA PANJANG, Hal ini menjadi kebiasaan manusia diatas rata-rata, mereka melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh orang lain pada umumnya. Dalam pandangan saya bahwa orang sukses adalah orang biasa namun memilikihati yang luar biasa. Mengapa luar biasa, karena orang sukses kekuatanya adalah terletak dari pikiran dan hatinya, jika keduanya berjalan bersama maka tidak aka ada yang bisa menghentikanya.

Saya melakukanya sejak tahun 1998, ketika saya masih berada di bangku semester III di UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA, saya sudah membiasakan menyusun rencana jangka panjang, sekitar 5-10 tahun yang akan datang. Berkat izin Allah 10 impian terbesar saya terwujud sama sekali tanpa cacat. Diantara 10 impian besar saya adalah menjadi seorang pembicara dan penulis, selain itu adalah menikah dengan seorang teman yang pada awalnya tidak mencintai saya. Sekarang saya sedang menyusun jangka panjang saya 10 tahun yang akan datang, disesi kedua ini, mengapa saya menyebut sesi kedua, karena pada tahun 1997-2007 adalah pertama sekali saya menapakan kaki ke Jakarta. Pada tahun 2008-2018 adalah sesi kedua saya dalam menyusun masa depan. Diantara impian besar saya sesi kedua adalah sebagai berikut :

· Memiliki sekolah kesadaran (Berbasis Self Awareness-Self Understanding-Self Controlling) dari tingkat TK-SMA. Direncanakan tahun 2012

· Memiliki pesantren kesadaran direncanakan tahun 2012

· Mendirikan NAQOY UNIVERSITY, sebuah universitas yang bergerak dalam dunia kepemmpinan dan entrepreneurship direncanakan pada tahun 2017.

· Memiliki Padhepokan kesadaran untuk berkumpulnya alumni training The7Awareness berlokasi di Bogor, Bali, Bandung, Cirebon.

· Memiliki sebuah pulau kecil untuk tempat training.

Dengan demikian kita bisa melihat dengan jelas bahwa kekuatan manusia diatas rata-rata salahsatunya adalah mampu melihat sesuatu yang belum terjadi dan meyakininya seolah-olah sudah terjadi. Biasakanlah para sahabatku dimanapun anda berada, Serang filosof sekaligus Psikolog Amerika, William Jmaes (1842-1910) mengatakan :

“Prinsip terdalam dari kemanusiaan adalah keinginan untuk dihargai”

THE ART OF KNOWLEDGE( 20 menit )

“Pengetahuan adalah kekuatan

-Francis Bacon –

Filsuf Inggris (1561-1626)

“Membaca bagi pikiran adalah semacam latihan bagi tubuh”

Sir Richard Steele”

(Penulis esai dan Dramawan Inggris, 1672-1729).

K

Ita adalah apa yang kita baca !, jika direnungi dengan benar maka kalimat ini menunjukan kebenaranya. Jika kita sering membaca buku-buku pengembangan diri dan motivasi, maka kita akan jauh lebih kuat ketika ada badai datang kepada diri kita. Ada juga yang membaca novel dan mungkin buku tentang silat, maka yang ada dalam pikiranya adalah seni untuk menjaga diri dengan silat. Jika 30 menit pertama waktu kita sudah habis untuk membuat ACTION PLAN, sebuah rencana dan evaluasi. Sekarang kita ada waktu selama 20 menit untuk memperkaya bagian terdalam manusia yaitu pikiran. Tanpa disadari pikiran kita selalu terbuka terhadap apapun yang kita bawa. Satu-satunya orang yang bertanggung jawab terhadap masa depan pikiran kita adalah DIRI KITA SENDIRI.

Pikiran kita terlalu sayang kalau kita tidak memberinya makan dengan membaca buku yang positif. Pikiran memiliki kemampuan tidak terbatas dalam merekam apa yang kita baca dan lihat. Negara maju memilki budaya membaca, sementara Negara terbelakang memiliki budaya malas membaca. Jika bangsa ini ingin maju bersama maka budaya membaca harus menjadi pilihan dasar bagi penerus bangsa ini. Hal inilah yang mendasari mengapa pentingnya kita semua memperluas wawasan dan pengetahuan ini dengan membaca.

Adapun waktu 20 menit untuk pengetahuan digunakan sebagai berikut :

  • 15 Menit membaca buku. Salah satu mentor saya bahkan meletakan beberapa buku pilihan di kamar mandinya untuk ia baca bahkan pada saat ia sedang ada di toilet. Dalam pelatihan The7Awareness sebaiknya membaca buku minimal 15 menit, akan tetapi terus menerus bukan seperti membaca gaya balas dendam, biasanya ketika kita menemukan buku yang asyik, kita membacanya bahkan dalam waktu 2 hari sudah selesai, akan tetapi kita tidak membaca lagi selama beberapa hari setelahnya.
  • 5 Menit membuat kesimpulan dari apa yang kita baca, Saya masih ingat sebuah pepatah lama berbunyi “Banyak baca banyak lupa, jarang baca jarang lupa, tidak pernah baca tidak pernah lupa” pada dasarnya manusia adalah mahluk pelupa, oleh karenanya setiap anda membaca buku buatlah kesimpulan dari apa yang anda sudah baca. Saya sendiri setiap membaca menyiapkan stabilo untuk memberikan penekanan untuk bagian yang penting untuk saya ingat selalu.

Dalam membaca buku disarankan buku yang anda baca adalah buku yang sedang anda pegang ini, mengapa karena latihan yang harus anda lakukan selama 21 hari secara terus menerus tidak terputus.

THE ART OF DEVATION ( 10 menit )

"Jika saya bisa memikirkan dan hati saya bisa meyakini, saya tahu saya mampu menggapainya.”

Jesse Jackson, politikus Amerika Serikat"

Jika anda telah mengabiskan waktu untuk 50 menit pertama dengan melakukan dua hal pertama “The art of duty dan the art of knowledge”, saatnya anda menutup program ini. Seperti sebuah pesta makan malam, anda harus menutupnya, sepeluh menit terakhir gunakan waktu anda untuk hal yang sangat penting untuk kekuatan jiwa anda sendiri. Semua program ini tidak boleh disela oleh kegiatan lainya, maksudnya jika anda sedang melakukan The art of duty selama 30 menit, lalu anda sela dengan olahraga dulu. Itu adalah hal yang fatal dan tidak saya sarankan. Anda mesti memiliki waktu benar-benar 1 jam dalam sehari yang akan anda gunakan untuk mengasah pikiran, hati serta jiwa anda sendiri.

Dalam 10 menit yang merupakan meditasi anda, ada 5 hal yang akan anda lakukan :

  • Carilah tempat yang nyaman, anda boleh bersandar kepada tembok atau kepada sebuah tempat yang sangat nyaman.
  • Duduklah bersila dan segera pejamkan mata anda sambil anda berdoa dengan keyakinan anda masing-masing, jika anda seorang muslim bacalah basmallah.
  • Ucapkalah doa harian anda
  • Tingkatkan keyakinan anda ketika berdoa, dalam training saya ada 3 tingkatakn keyakinan dari yang paling bawah yaitu Ilmu- alyaqiin, lalu ainu al-yaqiin dan terakhir adalah haqul-alyaqiin. Dalam doa anda kualitas anda harus ada di haqul-alyaqiin (mayakini bahwa anda akan mendapatkan apa yang anda sedang lakukan).
  • Ucapknalah rasa syukur anda dengan afirmasi , dalam training The7Awareness dikatakan bahwa afirmasi adalah sebuah pernyataan deklaratif positif yang belum terjadi namun anda meyakininya seolah-olah sudah terjadi, seperti anda mungkin sedang sakit, namun anda mengatakanya “ Terima kasih Ya Allah saya sehat”. Dibagian akhir dalam 1 jam anda maka anda mentupnya dengan syukur anda, lihatlah rencana harian anda dan rencana jangka panjang anda lalu tutuplah dengan kalimat “Terima kasih Ya Allah, saya……….”.
  • Sentuhlah bagian tubuh anda yang sering sakit dan katakanlah “terima kasih Ya Allah saya sehat, saya sehat, saya sehat (3x)”.

Anda ingin tahu rahasia saya dalam setiap hari, 1 jam silence adalah program wajib saya. Sebuah kewajiban harian yang saya lakukan dalam kegiatan rutin lainya. Jika para alumni saya melakukanya setelah solat dhuha atau sebelum tidur, saya sendiri melakukanya selesai salat malam menjelang salat subuh. Sebagai rangkaian penting inilah yang terakhir harus anda lakukan.

 

BUKU BARU

MOTIVASI NAQOY 21 Days To Be Transhuman
khantry design

TESTIMONI ALUMNI TRAINING



Get the Flash Player to see this player.

Latest Events

No current events.

TESTIMONI

Dinda Fitri Annisa: saya ikut training karena diajak oleh mama, dan ingin mendapatkan motivasi karena akhir2 ini semangat saya sedang down. Kesan di hari pertama mengikuti training itu “WOW” banget dan Pak Naqoy membuat saya lebih semangat lagi dalam menggapai impian. Untuk materi yang disampaikan, saya ingin melakukan perubahan dalam hidup saya, saya ingin berguna bagi orang tua, saudara saya dan semua orang, saya juga ingin menggapai cita-cita saya. Semoga tercapai… Amin Kesan mengikuti training selama 2 hari, semula Dinda datang kesini untuk liburan, tapi Dinda merasa ikut training The7Awareness rasanya liburan Dinda lebih bermakna, lebih bermanfaat daripada membuang-buang waktu. Dinda berharap, karena ini Dinda benar-benar berkomitmen untuk dapat menggapai impian Dinda, gak terhalang lagi dengan malas. Terimakasih kepada Pak Naqoy dan segenap kru The7Awareness, Dinda merasa harus bangkit dari keterpurukan. Rizka: Saya Diajak oleh mama untuk mengikuti training ini, kesan saya di hari pertama mengikuti training ini, saya sangat senang karena termotivasi dan mendapatkan banyak masukan dari pak Naqoy. Awalnya Ika sangat menolak untuk mengikuti training The7Awareness. Ika datang kesini, kemudian ika merasakan nikmatnya, merasakan kembali semangat yang seharusnya ada dari dahulu. Terimakasih Pak Naqoy atas motivasi-motivasinya, terimakasih untuk semua kru The7Awareness. Suryatina Ali : Saya datang dari Batusangkar khusus untuk mengikuti training The7Awareness bersama 2 orang putri saya. Insa Allah apa yang saya harapkan Allah akan meridhai, bisa sebagai tujuan dari hidup saya. Terimakasih. Alhamdulillah saya ucapkan kepada Allah SWT. Mengikuti training membawa kami sekeluarga lebih tenang, dan ini akan kami terapkan apa yang kami dapat. Mudah-mudahan, anak-anak yang saya cintai, yang menjadi tumpuan hidup saya menjadi anak-anak yang soleha. Hambali Abas Saya senang dan bangga bisa bertemu dengan pak Naqoy dalam training The7Awareness, saya merubah suatu konsep yang buruk menjadi lebih baik. Insa Allah hari ini saya siap menjadi melangkah dari Good menjadi Great. Yang paling berkesan dari apa yang disampaikan oleh pak Naqoy adalah yang sifatnya realistis dan sunnatullah dan semua orang bisa melakukannya tidak sulit. Ini sesuatu yang berharga. Wenny Trisnawati (Alumni Angkatan 64) Pertama kali saya melihat Pak Naqoy, itu pada saat acara sabtu subuh dengan Ust. Arifin Ilham, diacara itu saya sangat tertarik sekali dengan penjelasan beliau, kemudian saya mencari informasi tentang pak Naqoy, dan saya mulai membeli bukunya, setelah membaca buku tersebut saya sangat tertarik sekali untuk mengikuti training The7Awareness. Dan setelah saya mengikuti training The7Awareness selama 3 hari… Subhanallah, banyak sekali merubah mindset saya, dari yang tidak Percaya Diri menjadi Percaya Diri, kemudian pikiran dan hati saya sangat terbuka sekali setelah mengikuti training ini. Dalam melaksanakan materi kekuatan afirmasi, perasaan saya menjadi sangat tenang “Plong”. Saya sangat merekomendasikan untuk keluarga, kakak dan adik saya, suami dan anak-anak saya untuk mengikuti training The7Awareness ini. Pipit Pitriani (Alumni Angkatan 64) Sebelumnya saya belum pernah mengenal training The7Awareness, saya merasa agak pesimis tentang training ini. Tetapi setelah mengikuti training ini pada hari pertama, pemikiran saya terbuka dan ikhlas untuk menghadapi masalah. Dan training ini sangat cocok bagi anda para Galauers untuk mengikuti training ini. Saya sangat merekomendasikan training ini kepada siapa pun yang berada di Indonesia maupun luar Indonesia. Sumayah (Alumni Angkatan 64) Saya mengikuti training ini untuk membentuk semua keinginan saya sudah lama terbentuk dan saya ingin bangkit lagi. Dan setelah saya mengikuti training The7Awareness, saya mampu dan saya pasti bisa mewujudkan semua impian saya. Menurut saya training ini sangat saya rekomendasikan kepada teman saya, keluarga tercinta saya dan orang-orang di sekitar saya. Dewi (Alumni Angkatan 64) Untuk hari pertama di training The7Awareness, saya nangis habis-habisan, dapat mengingat kembali orang tua dalam sebuah moment yang sangat penting. Mengenai kekuatan afirmasi, serasa membersihkan karat-karat kebencian dan mungkin Allah tidak Ridhoi. Dalam Hari terakhir adalah terapi ke ikhlasan, ini adalah nangis yang paling lega saya bisa keluarkan seumur hidup saya. Terimakasih Pak Naqoy dan para Kru The7Awareness, Mudah-mudahan kita semuanya menjadi pribadi yang DiAtasRataRata Fawas (Alumni Angkatan 64) Saya kesini diajak oleh Kakak saya, awalnya Kakak saya mengatakan ingin mengajak saya untuk ke tempat yang sangat special. Kesan-kesan saya mengikuti training ini adalah saya menjadi percaya diri, lebih saya kepada ke dua orang tua dan pastinya saya akan berubah. Rudi (Alumni Angkatan 64) Setelah mengikuti training The7Awareness pada hari pertama, saya merasa berubah, mendapatkan sahabat yang baru, segala sesuatunya diluar sana kita selalu berpandangan secara negative, disini kita terus diajak untuk berfikir secara positif. Setelah mengikuti training ini merupakan suatu pencerahan. Tidak ada training yang bagus selain mengikuti training The7Awareness. Harapan saya adalah semakin banyaknya orang-orang di Indonesia mengikuti training ini agar Indonesia menjadi Great. Joni (Ketua Alumni Angkatan 64) Awal saya mengikuti training ini agak sedikit pesimis. Karena saya sudah mengikuti berbagai macam training. Namun training The7Awareness adalah training yang lebih menggugah ke hati, mencoba merubah cara pandang hidup kita tentang masalah yang kita hadapi. Salah satu contohnya adalah ketika kita jatuh kita bisa bangkit lagi. Ahmad Suryatin (Alumni Angkatan 48) Saya telah mengikuti training The7Awareness sebanyak dua kali… pertama pada angkatan 48 dan yang kedua pada angkatan 64. Alhamdulillah setelah mengikuti training pada angkatan 48 Afirmasi saya di kabulkan oleh Allah. Pertama saya ingin sekali naik Haji dan mempunyai mobil. Alhamdulillah semuanya telah saya miliki. Doakan semoga saya sukses dalam menjalani afirmasi yang saya lakukan. Ismawati (Alumni Angkatan 64) Setelah saya mengikuti semua training The7Awareness ini, saya merasa puas, dan saya ingin berubah, ingin percaya diri lagi dengan semua orang. Disini saya mempunyai sahabat-sahabat baru yang sangat hebat. Semoga Allah mengabulkan semua cita-cita kita menjadi orang yang sukses DiAtasRataRata Yossi (Alumni Angkatan 64) Training ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa bisa hadir bersama-sama dengan pak Nanang Qosim Yusuf. Hari ini saya menemukan OMA yang menginspirasi banyak hal, saat saya melihat orang tua melalui alam pikiran saya, saya mulai kembali tersaadar, bahwa apa yang saya lakukan hingga saaat ini adalah salah satu hal terbaik yang pernah saya lakukan. Dan Pak Naqoy telah membukakan pintu OMA kepada saya dan seluruh peserta dan ini sangat luar biasa, bukan hanya untuk hari ini tetapi sampai kita menutup mata. Terimakasih Pak Naqoy… Sukses selalu untuk Pak Naqoy. Santi Afiana, Saya sangat berterimakasih kepada bapak Naqoy dan seluruh penyelenggara acara Training OMA ini. Alhamdulillah, Dengan OMA, saya benar2 mendapatkan sesuatu yang sangat berharga, jalan pikiran saya terbuka kembali, hati saya terasa lebih tenang dan lebih segar lagi, saya lebih fresh lagi, dan Ini seperti peralihan dari masa jahiliya saya kemarin. Terimakasih Bapak Naqoy, ini benar-benar GREAT…! Gungun, saya mengikuti training ini sangat senang, terimakasih kepada Pak Naqoy, semoga training2 nya dapat mengubah kita menjadi insan yang lebih baik dan berguna untuk bangsa. Linda Susilawatai, Alhamdulillah setelah mengikuti training ini saya menyadari sekali bahwa OMA bila kita hayati ke dalam hati, akan banyak aura-aura positif yang menghampiri kita dengan pantulan-pantulan yang kita ucapkan secara positif. Trimaryani, Hari ini adalah hari yang sangat luar biasa, hari ini kami baru menyadari bahwa energy positif yang di pancarkan kepada kita itu membuat apa-apa yang kita impikan itu menjadi nyata melalui GREAT (Giat Rencana Evaluasi Action Terbuka). Insa Allah setelah mengikti training ini saya dari manusia biasa menjadi manusia yang luar biasa. Emilia (Alumni Angkatan 63) Ini merupakan pengalaman saya yang pertama seumur hidup. Saya berharap bahwa kita semua menjadi pribadi2 yang luar biasa yang mampu mengubah Indonesia menjadi lebih baik lagi. Saya juga sangat berharap agar training ini dapat di ikuti untuk generasi yang lebih muda. Terimakasih Pak Naqoy dan seluruh kru yang bertugas. Yayuk (Alumni Angkatan 63) Terimakasih kepada Suami saya dan Pak Naqoy, Mudah-mudah setelah mengikuti training ini, saya dapat menerapkan semua ilmu-ilmunya. Elfiyati (Alumni Angkatan 63) Terimakasih kepada Pak Naqoy yang telah mengajarkan banyak ilmu kepada saya dan terimaskih kepada semua Kru, saya pasti akan berusaha untuk menjadi manusia di atas rata-rata Adhieb (Alumni Angkatan 63) Jadi Alhamdulillah, berkat komunikasi BBM saya mendapatkan semua ilmu yang telah pak Naqoy berikan dalam training ini. Untuk kedepannya saya akan membuang semua sifat-sifat jelek saya dan sukses menjadi manusia DiAtasRataRata. Ilhammi Gani (Alumni Angkatan 63) Terimakasih kepada pak Naqoy… Dan Pastinya ini menjadi moment yang sangat luar biasa buat saya, kali pertama bagi saya mengikuti sebuah training yang sangat megah bagi saya. Saya pasti dapat menjadi manusia DiAtasRataRata. Harapan saya, semua orang di Indonesia baik itu pejabat maupun orang yang kehidupan ekonominya sangat minim dapat mengikuti training ini agar dapat menbangun Negara Indonesia menjadi jauh lebih baik lagi. Pertama-tama saya perhatikan di dalam penyampaian materi ada beberapa hal yang sama dengan training-training yang lain. Namun, setelah saya pelajari ternyata ini beda dengan training yang lain, yang sangat membedakan adalah materi OMA dan Ikhlas. Dibeberapa sesi saya kurang bisa mengikuti dengan baik, saya susah sekali untuk menangis padahal saya ingin sekali untuk menangis. Terima kasih T7A, saya lebih bisa melihat siapa diri saya, saya menyadari OMA saya serta belajar tentang arti keikhlasan dalam kehidupan saya. ~Andi Kahar~ (KEMENKEU JAKARTA) Training ini sangat bagus untuk mendorong pertumbuhan diri, training ini seperti shock therapy untuk orang-orang yang merasa terlalu nyaman dengan diri dan segala kekurangannya. Baik materi dan simulasi semuanya tepat sasaran, sangat menstimulasi self reflection evaluation sehingga bisa memulai perbaikan diri. Setelah mengikuti training ini saya merasakan banyak perubahan dan yang saya dapatkan dari training ini adalah kesadaran pikiran, keikhlasan dan kesuksesan untuk pribadi saya. ~Terdi Selidevi Silalahi~ (KEMENKEU JAKARTA) Alhamdulillah, saya terbebas dari rokok. Subhanallah, akhirnya sampai saat ini saya terbebas dari kebiasaan merokok. Cerita awalnya cukup berliku, campur aduk sampai saya sendiri tidak tahu pengaruh mana yang memiliki andil besar sampai akhirnya saya benar-benar terbebas dari kebiasaan merokok. Namun, paling tidak saya akan membuat list yang “mempengaruhi” saya untuk terbebas dari kebiasaan merokok, antara lain: 1. Saya mencatat afirmasi saat mengikuti training The 7 Awareness sebagai berikut: Saya terbebas dari rokok tahun 2012. (Di Purwakarta) 2. Kedua anak saya, Tarisya Nariswari dan Audrie Faiza Maheswari selalu mencibir saya setiap saya sedang atau habis merokok. Cibirannya seperti ini: Hiii, papa habis merokok, baunya tidak enak, saya tidak mau dekat papa. 3. Istri saya setiap mau tidur pada malam hari tidak nyaman dengan perkataan seperti ini:waduh, papa bau rokok, kepala mama pusing. 4. Sahabat saya selalu mengingatkan via sms bahaya merokok dan selalu menyuruh saya berhenti merokok. 5. Atasan saya bilang dengan ungkapan yang sama dengan istri saya pada saat saya menghadap. 6. Di kantor diterapkan aturan dilarang merokok. Dari 6 list pengaruh di atas. Awal ceritanya dimulai pada tanggal 30 Maret 2012. Hari Jum’at, 30 Maret 2012 kami melakukan olah raga kesegaran jasmani, saya senam di barisan paling belakang. Di situ kebetulan kolega saya yang dulunya menjadi “sparing partner” dalam setiap rapat, Bapak Niti Suwito, member saya sebuah permen merk Fresh Maker. Permen yang cukup kuat rasanya bagi orang yang memiliki kebiasaan merokok. Siang harinya, saya merasa dada agak tidak enak, dahak sering dikeluarkan. Dan pada malam hari rasanya semakin tidak nyaman. Namun, satu dua batang sampoerna mild masih coba saya hisap. Semakin larut malam, rasa sampoerna mild sudah semakin tidak enak. Keesokan hari, saya masih mencoba menghisab sebatang, namun lagi-lagi bukan nikmat yang kudapat, tapi rasa tidak enak. Saya langsung ingat teman saya, Bapak Heru Budiarso yang dulu sempat menawari saya untuk mengantar jika saya mau nggurah. Kutelpunlah Pak Heru, dan dengan suara khasnya yang renyah dan ringan tangan, dia bilang” Bapak, mau kapan ke sana, saya antar”. Dan tanpa piker panjang, malam hari itu kita berdua pergi ke tempat nggurah itu, Imogiri – Jawa Tengah. Perjalanan yang menyenangkan dengan syarat cerita sudah kita lalui*. Dan…… Sekarang, saya terbebas dari kebiasaan merokok……dari mana datangnya niat itu, saya sendiri juga tidak tahu pastinya, yang jelas, saya ikuti saja kemana hati ini membawa saya kea rah mana. Yang jelas, saya berterimakasih kepada semuanya atas kondisi saya sekarang ini. khususnya kepada orang-orang yang cerewet dengan omelan yang menyakitkan* pada waktu itu…….coba kalau kalian tidak cerewet?? Mungkin saya belum berhenti merokok….he he he he. Hore, sekarang saya mau bulutangkis dulu. sampai jumpa lagi. Salam, Edy Muktasim Billah ===================================

Designed by eTDS TechnoSys
Click here to donate

Direct contact

Dewi
Send a message via Yahoo to Dewi Send a message via Skype to Dewi
Telephone number of Dewi 081905666479
Nanda
Send a message via Yahoo to Nanda
Telephone number of Nanda 021 - 75872807

Popular

JUMLAH PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday164
mod_vvisit_counterYesterday219
mod_vvisit_counterThis week1363
mod_vvisit_counterThis month4426
mod_vvisit_counterAll208817

Contact Us

PT. Kesadaran Indonesia

NAQOY POINT CENTER Jl. Ampera KODIKLAT TNI No. 7 Buaran - Serpong - Jakarta Selatan - Indonesia

  • Tel/FAX       : 021-75872807
  • Call Center : 081-905-666-479
  • Email : rumahkesadaran@ymail.com atau the7awareness@yahoo.com atau the7awareness@rumahkesadaran.com

 

Symbol
Info Buku